{"id":2854,"date":"2025-07-18T08:25:16","date_gmt":"2025-07-18T08:25:16","guid":{"rendered":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/?p=2854"},"modified":"2025-07-18T08:25:18","modified_gmt":"2025-07-18T08:25:18","slug":"belajar-integrasi-oauth-di-website","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/","title":{"rendered":"Belajar Integrasi OAuth di Website"},"content":{"rendered":"\n<p>Kalau kamu pernah login ke sebuah website menggunakan akun Google, Facebook, atau GitHub tanpa perlu isi data ulang nah, itulah salah satu contoh dari penerapan OAuth. <\/p>\n\n\n\n<p>Di dunia pengembangan web saat ini, sistem autentikasi semacam ini makin dibutuhkan karena mempermudah proses login sekaligus meningkatkan keamanan pengguna.<\/p>\n\n\n\n<p>OAuth (Open Authorization) adalah protokol otorisasi standar yang memungkinkan aplikasi pihak ketiga mengakses data pengguna di layanan lain tanpa harus menyimpan username dan password pengguna. Sistem ini sangat berguna saat kamu ingin membuat fitur login sosial atau mengintegrasikan API eksternal di websitemu.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalau kamu sedang mulai belajar integrasi OAuth di website, maka kamu sudah berada di jalur yang tepat. <\/p>\n\n\n\n<p>Di artikel ini, kita akan bahas langkah demi langkahnya, supaya kamu bisa mengimplementasikan sistem login modern yang aman dan efisien.<\/p>\n\n\n\n<p>Memiliki <a href=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/sertifikasi-web-developer\/\">Sertifikasi Web Developer <\/a>dapat menjadi modal penting bagi siapa pun yang ingin bersaing di industri teknologi yang terus berkembang<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_76 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/#Memahami_Cara_Kerja_OAuth\" >Memahami Cara Kerja OAuth<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/#1_Proses_Dasar_OAuth_dalam_Konteks_Website\" >1. Proses Dasar OAuth dalam Konteks Website<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/#Manfaat_Menggunakan_OAuth_di_Website\" >Manfaat Menggunakan OAuth di Website<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/#1_Keamanan_Kenyamanan_dan_Efisiensi\" >1. Keamanan, Kenyamanan, dan Efisiensi<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/#Persiapan_Sebelum_Implementasi_OAuth\" >Persiapan Sebelum Implementasi OAuth<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/#1_Mendaftar_di_Platform_OAuth_Provider\" >1. Mendaftar di Platform OAuth Provider<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/#Proses_Teknis_Integrasi_OAuth\" >Proses Teknis Integrasi OAuth<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/#1_Mengatur_Redirect_dan_Request_Token\" >1. Mengatur Redirect dan Request Token<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/#2_Menyimpan_dan_Menggunakan_Access_Token\" >2. Menyimpan dan Menggunakan Access Token<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/#Tips_dan_Best_Practice_dalam_Integrasi_OAuth\" >Tips dan Best Practice dalam Integrasi OAuth<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/#1_Gunakan_HTTPS_dan_Validasi_Token\" >1. Gunakan HTTPS dan Validasi Token<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Memahami_Cara_Kerja_OAuth\"><\/span><strong>Memahami Cara Kerja OAuth<\/strong><strong><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Sebelum kita masuk ke teknis implementasi, penting untuk memahami dulu alur dasar dari OAuth. Ini akan membantumu tidak sekadar copy-paste kode, tapi benar-benar paham cara kerjanya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Proses_Dasar_OAuth_dalam_Konteks_Website\"><\/span>1. <strong>Proses Dasar OAuth dalam Konteks Website<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Proses OAuth biasanya melibatkan tiga pihak utama: pengguna (user), aplikasi (client), dan penyedia layanan (provider) seperti Google atau Facebook. <\/p>\n\n\n\n<p>Ketika pengguna login melalui penyedia layanan, aplikasi akan mengarahkan mereka ke halaman otorisasi. Setelah pengguna menyetujui permintaan akses, aplikasi akan mendapatkan token yang bisa digunakan untuk mengakses data pengguna.<\/p>\n\n\n\n<p>Token inilah yang kemudian digunakan aplikasi untuk berinteraksi dengan API, tanpa perlu menyimpan kredensial pengguna. Sistem ini jauh lebih aman karena jika token dicuri, kamu bisa membatalkannya tanpa mengganggu akun utama pengguna.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manfaat_Menggunakan_OAuth_di_Website\"><\/span><strong>Manfaat Menggunakan OAuth di Website<\/strong><strong><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Mengapa kamu perlu belajar integrasi OAuth di website kamu? Selain tampak lebih modern dan memudahkan pengguna, ada banyak keuntungan lainnya yang bisa kamu dapatkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Keamanan_Kenyamanan_dan_Efisiensi\"><\/span>1. <strong>Keamanan, Kenyamanan, dan Efisiensi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Keamanan adalah salah satu keunggulan utama. Dengan OAuth, kamu tidak perlu menyimpan password pengguna di database kamu yang artinya risiko kebocoran data bisa dikurangi secara signifikan. Selain itu, pengguna tidak perlu membuat akun baru dari nol, cukup login dengan akun yang mereka sudah punya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari sisi developer, kamu bisa menghemat waktu dalam membuat sistem login dan verifikasi. Apalagi kalau website kamu ingin memanfaatkan data pengguna dari platform tertentu OAuth memungkinkan kamu mengakses data itu secara legal dan aman.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Persiapan_Sebelum_Implementasi_OAuth\"><\/span><strong>Persiapan Sebelum Implementasi OAuth<\/strong><strong><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Langkah pertama dalam <strong>belajar integrasi OAuth di website<\/strong>&nbsp;adalah mempersiapkan alat dan akses yang dibutuhkan. Ini penting agar proses implementasinya berjalan lancar tanpa hambatan teknis.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Mendaftar_di_Platform_OAuth_Provider\"><\/span>1. <strong>Mendaftar di Platform OAuth Provider<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kamu perlu mendaftar aplikasi kamu ke penyedia OAuth seperti Google Developers Console, Facebook for Developers, atau GitHub Developer Settings. Di sini kamu akan mendapatkan Client ID dan Client Secret dua hal penting yang dibutuhkan untuk memulai integrasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Jangan lupa juga untuk menyiapkan redirect URI, yaitu alamat tujuan di websitemu yang akan dipanggil kembali setelah proses otorisasi berhasil. Pastikan domain-nya valid dan sesuai dengan pengaturan di provider OAuth.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Proses_Teknis_Integrasi_OAuth\"><\/span><strong>Proses Teknis Integrasi OAuth<\/strong><strong><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Nah, sekarang kita masuk ke bagian paling teknis bagaimana cara menghubungkan websitemu dengan sistem OAuth provider. Tenang, meskipun kelihatan rumit, kalau kamu sudah tahu urutannya, proses ini bisa kamu ikuti dengan lebih mudah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Mengatur_Redirect_dan_Request_Token\"><\/span>1. <strong>Mengatur Redirect dan Request Token<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pertama, kamu arahkan pengguna ke URL otorisasi milik provider. Di situ, kamu sertakan informasi seperti Client ID, scope data yang ingin diakses, dan redirect URI. Setelah pengguna menyetujui, mereka akan diarahkan balik ke websitemu dengan authorization code.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari authorization code inilah kamu kemudian melakukan permintaan token menggunakan Client Secret. Proses ini biasanya dilakukan di backend untuk alasan keamanan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Menyimpan_dan_Menggunakan_Access_Token\"><\/span>2. <strong>Menyimpan dan Menggunakan Access Token<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah kamu dapat access token, kamu bisa menyimpannya secara aman (misalnya di sesi atau database terenkripsi) dan menggunakannya untuk melakukan request ke API. Di sinilah kamu bisa mengambil informasi seperti nama, email, atau foto profil pengguna dari provider.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam proses <strong>belajar integrasi OAuth di website<\/strong>, bagian ini adalah inti dari bagaimana kamu bisa menyambungkan akun pengguna eksternal dengan akun lokal atau data di sistem kamu.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tips_dan_Best_Practice_dalam_Integrasi_OAuth\"><\/span><strong>Tips dan Best Practice dalam Integrasi OAuth<\/strong><strong><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Walau secara teknis prosesnya jelas, ada beberapa hal yang wajib kamu perhatikan agar integrasi OAuth benar-benar aman dan efisien.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Gunakan_HTTPS_dan_Validasi_Token\"><\/span><strong>1<\/strong>. <strong>Gunakan HTTPS dan Validasi Token<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pertama, selalu gunakan HTTPS untuk semua request dan redirect. Ini penting untuk melindungi data sensitif dari pencurian. Selain itu, jangan langsung percaya pada access token\u2014selalu validasi token tersebut ke endpoint verifikasi milik provider untuk memastikan keasliannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Gunakan scope sekecil mungkin, artinya hanya minta akses data yang benar-benar dibutuhkan oleh aplikasi kamu. Ini bisa meningkatkan tingkat kepercayaan pengguna terhadap websitemu.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span><strong>Kesimpulan<\/strong><strong><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Belajar integrasi OAuth di website bukan hanya tentang menambahkan fitur login sosial yang kekinian, tapi juga soal meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan kredibilitas platform kamu. Dengan memahami alur kerja OAuth, mempersiapkan komponen yang dibutuhkan, hingga mengimplementasikan alur otorisasi dan token dengan benar, kamu bisa menghadirkan pengalaman login yang lebih profesional bagi pengguna.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam proses <strong>belajar integrasi OAuth di website<\/strong>, kamu juga akan berkenalan dengan berbagai prinsip penting dalam pengembangan web modern dari manajemen sesi, pengamanan data, hingga komunikasi API. Jadi, jangan ragu untuk mulai praktik, karena semakin sering kamu mencoba, makin mahir pula kamu dalam menerapkan fitur ini<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalau kamu pernah login ke sebuah website menggunakan akun Google, Facebook, atau GitHub tanpa perlu isi data ulang nah, itulah salah satu contoh dari penerapan OAuth. Di dunia pengembangan web saat ini, sistem autentikasi semacam ini makin dibutuhkan karena mempermudah proses login sekaligus meningkatkan keamanan pengguna. OAuth (Open Authorization) adalah protokol otorisasi standar yang memungkinkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2855,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","inline_featured_image":false,"footnotes":""},"categories":[35],"tags":[37],"class_list":["post-2854","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-web-developer","tag-website"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Belajar Integrasi OAuth di Website - digidesain<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Belajar integrasi OAuth di website bukan hanya tentang menambahkan fitur login sosial yang kekinian, tapi juga soal meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan kredibilitas platform kamu.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Belajar Integrasi OAuth di Website - digidesain\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Belajar integrasi OAuth di website bukan hanya tentang menambahkan fitur login sosial yang kekinian, tapi juga soal meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan kredibilitas platform kamu.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"digidesain\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-18T08:25:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-18T08:25:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-39.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#\/schema\/person\/d280cd31dcb72556d28bb5e5d800edc7\"},\"headline\":\"Belajar Integrasi OAuth di Website\",\"datePublished\":\"2025-07-18T08:25:16+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-18T08:25:18+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/\"},\"wordCount\":838,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-39.png\",\"keywords\":[\"website\"],\"articleSection\":[\"Web Developer\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/\",\"url\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/\",\"name\":\"Belajar Integrasi OAuth di Website - digidesain\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-39.png\",\"datePublished\":\"2025-07-18T08:25:16+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-18T08:25:18+00:00\",\"description\":\"Belajar integrasi OAuth di website bukan hanya tentang menambahkan fitur login sosial yang kekinian, tapi juga soal meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan kredibilitas platform kamu.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-39.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-39.png\",\"width\":600,\"height\":400,\"caption\":\"Belajar Integrasi OAuth di Website\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Belajar Integrasi OAuth di Website\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/\",\"name\":\"digidesain\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"digidesain\",\"url\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/cropped-Logo_Kompetitor_Ditekindo_Transparan-29-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/cropped-Logo_Kompetitor_Ditekindo_Transparan-29-removebg-preview.png\",\"width\":821,\"height\":304,\"caption\":\"digidesain\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#\/schema\/person\/d280cd31dcb72556d28bb5e5d800edc7\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3dcf6ac8dbcf6d7ff9d94e77a3d4678358491d700ca4e9e22887fb52fcd0009?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3dcf6ac8dbcf6d7ff9d94e77a3d4678358491d700ca4e9e22887fb52fcd0009?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/digidesain.com\"],\"url\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Belajar Integrasi OAuth di Website - digidesain","description":"Belajar integrasi OAuth di website bukan hanya tentang menambahkan fitur login sosial yang kekinian, tapi juga soal meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan kredibilitas platform kamu.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Belajar Integrasi OAuth di Website - digidesain","og_description":"Belajar integrasi OAuth di website bukan hanya tentang menambahkan fitur login sosial yang kekinian, tapi juga soal meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan kredibilitas platform kamu.","og_url":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/","og_site_name":"digidesain","article_published_time":"2025-07-18T08:25:16+00:00","article_modified_time":"2025-07-18T08:25:18+00:00","og_image":[{"width":600,"height":400,"url":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-39.png","type":"image\/png"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#\/schema\/person\/d280cd31dcb72556d28bb5e5d800edc7"},"headline":"Belajar Integrasi OAuth di Website","datePublished":"2025-07-18T08:25:16+00:00","dateModified":"2025-07-18T08:25:18+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/"},"wordCount":838,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-39.png","keywords":["website"],"articleSection":["Web Developer"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/","url":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/","name":"Belajar Integrasi OAuth di Website - digidesain","isPartOf":{"@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-39.png","datePublished":"2025-07-18T08:25:16+00:00","dateModified":"2025-07-18T08:25:18+00:00","description":"Belajar integrasi OAuth di website bukan hanya tentang menambahkan fitur login sosial yang kekinian, tapi juga soal meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan kredibilitas platform kamu.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/#primaryimage","url":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-39.png","contentUrl":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-39.png","width":600,"height":400,"caption":"Belajar Integrasi OAuth di Website"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/belajar-integrasi-oauth-di-website\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Belajar Integrasi OAuth di Website"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/","name":"digidesain","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#organization","name":"digidesain","url":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/cropped-Logo_Kompetitor_Ditekindo_Transparan-29-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/cropped-Logo_Kompetitor_Ditekindo_Transparan-29-removebg-preview.png","width":821,"height":304,"caption":"digidesain"},"image":{"@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#\/schema\/person\/d280cd31dcb72556d28bb5e5d800edc7","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3dcf6ac8dbcf6d7ff9d94e77a3d4678358491d700ca4e9e22887fb52fcd0009?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3dcf6ac8dbcf6d7ff9d94e77a3d4678358491d700ca4e9e22887fb52fcd0009?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/digidesain.com"],"url":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2854","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2854"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2854\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2856,"href":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2854\/revisions\/2856"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2855"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2854"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2854"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2854"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}