{"id":2736,"date":"2025-07-04T14:59:53","date_gmt":"2025-07-04T14:59:53","guid":{"rendered":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/?p=2736"},"modified":"2025-07-08T03:35:51","modified_gmt":"2025-07-08T03:35:51","slug":"apa-itu-template-desain","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/","title":{"rendered":"Apa Itu Template Desain"},"content":{"rendered":"\n<p>Berikut adalah artikel yang membahas tentang apa itu template desain&nbsp;dengan pendekatan dan struktur yang berbeda, serta penjelasan yang lebih rinci untuk membantu pembaca memahami konsep ini.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/?s=Sertifikasi+Web+Developer\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/?s=Sertifikasi+Web+Developer\">Sertifikasi Web Developer<\/a><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_76 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/#Apa_Itu_Template_Desain\" >Apa Itu Template Desain?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/#Jenis-Jenis_Template_Desain\" >Jenis-Jenis Template Desain<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/#1_Template_Desain_Grafis\" >1. Template Desain Grafis<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/#2_Template_untuk_Presentasi\" >2.  Template untuk Presentasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/#3_Template_Desain_Website\" >3. Template Desain Website<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/#Keuntungan_Menggunakan_Template_Desain\" >Keuntungan Menggunakan Template Desain<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/#1_Efisiensi_Waktu_dan_Tenaga\" >1. Efisiensi Waktu dan Tenaga<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/#2_Konsistensi_dan_Profesionalisme\" >2. Konsistensi dan Profesionalisme<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/#3_Memudahkan_Pengguna_Pemula\" >3. Memudahkan Pengguna Pemula<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/#Kapan_Sebaiknya_Menggunakan_Template_Desain\" >Kapan Sebaiknya Menggunakan Template Desain?<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/#1_Ketika_Waktu_Terbatas\" >1. Ketika Waktu Terbatas<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/#2_Untuk_Kebutuhan_Sederhana_atau_Sekunder\" >2. Untuk Kebutuhan Sederhana atau Sekunder<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/#3_Saat_Membutuhkan_Konsistensi_di_Seluruh_Materi_Desain\" >3. Saat Membutuhkan Konsistensi di Seluruh Materi Desain<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/#Cara_Memilih_Template_Desain_yang_Tepat\" >Cara Memilih Template Desain yang Tepat<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/#1_Pertimbangkan_Tujuan_dan_Audiens\" >1. Pertimbangkan Tujuan dan Audiens<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/#2_Periksa_Kustomisasi_dan_Fleksibilitas\" >2. Periksa Kustomisasi dan Fleksibilitas<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/#3_Sesuaikan_dengan_Platform_atau_Alat_Desain\" >3. Sesuaikan dengan Platform atau Alat Desain<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-18\" href=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Template_Desain\"><\/span>Apa Itu Template Desain?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Template desain adalah sebuah kerangka dasar&nbsp;atau struktur yang sudah siap pakai&nbsp;yang digunakan sebagai panduan untuk membuat desain visual. Template ini bisa digunakan untuk berbagai keperluan, seperti desain grafis, presentasi, situs web, atau media sosial. Keuntungan utama dari menggunakan template adalah efisiensi dan konsistensi dalam menghasilkan desain yang profesional tanpa memulai dari nol.<\/p>\n\n\n\n<p>Template desain umumnya sudah memiliki elemen-elemen visual yang terorganisir dengan rapi, seperti tipografi, warna, dan layout, yang memudahkan Anda untuk menambahkan konten sesuai dengan kebutuhan. Dengan template, Anda bisa menghemat waktu dan tenaga, karena banyak elemen yang sudah disesuaikan dengan prinsip desain yang baik.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis-Jenis_Template_Desain\"><\/span>Jenis-Jenis Template Desain<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Template desain hadir dalam berbagai bentuk dan untuk berbagai jenis keperluan. Dari desain logo hingga presentasi profesional, template ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan spesifik. Berikut adalah beberapa jenis template desain yang sering digunakan:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Template_Desain_Grafis\"><\/span>1. Template Desain Grafis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Template desain grafis adalah template yang digunakan untuk membuat desain visual yang menarik dan informatif, seperti poster, brosur, atau undangan. Template ini sudah mencakup elemen-elemen desain seperti layout, ruang kosong (white space), dan pengaturan gambar yang memungkinkan pengguna untuk dengan mudah menyesuaikan teks dan gambar.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengguna bisa dengan cepat mengganti elemen-elemen tersebut dengan informasi baru, tanpa perlu merancang ulang desain dari awal. Beberapa platform, seperti Canva&nbsp;atau Adobe Spark, menawarkan banyak pilihan template desain grafis yang bisa dipakai secara gratis atau berbayar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Template_untuk_Presentasi\"><\/span>2.  Template untuk Presentasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Template presentasi biasanya berupa slide yang dirancang untuk menyajikan informasi dengan cara yang terstruktur dan menarik. Template ini umumnya sudah mencakup berbagai slide, seperti judul, konten, grafik, dan diagrams, yang dapat diisi dengan materi yang relevan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan template presentasi, Anda bisa lebih fokus pada konten dan pengaturan informasi, sementara desain dan estetika sudah diatur sebelumnya. Software seperti Microsoft PowerPoint&nbsp;atau Google Slides&nbsp;menawarkan berbagai pilihan template presentasi yang bisa disesuaikan sesuai kebutuhan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Template_Desain_Website\"><\/span>3. Template Desain Website<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Template desain untuk website adalah layout atau kerangka situs yang sudah siap digunakan, biasanya dengan struktur yang sudah diatur untuk berbagai halaman (beranda, tentang kami, produk, dll.). Template desain website ini mencakup elemen-elemen seperti header, footer, sidebar, dan navigasi&nbsp;yang siap digunakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Platform pembuat situs web seperti Wix, WordPress, dan Squarespace&nbsp;menawarkan berbagai template website yang dapat dipilih dan disesuaikan dengan tema atau gaya yang diinginkan, sehingga pengguna bisa membuat website profesional tanpa memerlukan keterampilan coding.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Keuntungan_Menggunakan_Template_Desain\"><\/span>Keuntungan Menggunakan Template Desain<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Menggunakan template desain menawarkan berbagai keuntungan, terutama bagi mereka yang tidak memiliki latar belakang desain grafis atau keterampilan teknis tinggi. Berikut beberapa keuntungan utama dari penggunaan template desain:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Efisiensi_Waktu_dan_Tenaga\"><\/span>1. Efisiensi Waktu dan Tenaga<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu keuntungan utama dari menggunakan template desain adalah menghemat waktu. Daripada memulai desain dari awal, template memberikan Anda fondasi yang sudah diatur dengan rapi, sehingga Anda hanya perlu mengganti teks, gambar, atau elemen lain sesuai kebutuhan. Ini sangat berguna ketika Anda membutuhkan hasil cepat dan tetap ingin memiliki desain yang berkualitas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Konsistensi_dan_Profesionalisme\"><\/span>2. Konsistensi dan Profesionalisme<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Template desain biasanya sudah dirancang dengan mempertimbangkan prinsip desain yang baik, seperti keselarasan elemen, hierarki visual, dan kontras warna. Dengan menggunakan template, Anda memastikan bahwa desain Anda konsisten dan profesional, meskipun Anda mungkin tidak memiliki keterampilan desain tingkat lanjut. Hal ini sangat penting, terutama untuk bisnis yang ingin mempertahankan citra merek yang kuat dan konsisten.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Memudahkan_Pengguna_Pemula\"><\/span>3. Memudahkan Pengguna Pemula<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Bagi pemula yang baru memulai di dunia desain, template adalah cara terbaik untuk belajar dan menghasilkan desain yang menarik. Template memberikan struktur dasar yang membantu pengguna memahami bagaimana elemen desain digabungkan dengan cara yang efektif. Bahkan dengan sedikit pengetahuan desain, Anda masih bisa menghasilkan karya yang menawan dengan bantuan template.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kapan_Sebaiknya_Menggunakan_Template_Desain\"><\/span>Kapan Sebaiknya Menggunakan Template Desain?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Meskipun template desain menawarkan banyak manfaat, ada saat-saat tertentu di mana menggunakan template bisa lebih menguntungkan daripada membuat desain dari awal. Berikut beberapa situasi di mana menggunakan template sangat berguna:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Ketika_Waktu_Terbatas\"><\/span>1. Ketika Waktu Terbatas<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika Anda membutuhkan desain dalam waktu singkat, menggunakan template bisa menjadi solusi terbaik. Template desain memungkinkan Anda untuk menghemat waktu dan menghasilkan desain yang berkualitas tanpa harus memulai dari nol.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Untuk_Kebutuhan_Sederhana_atau_Sekunder\"><\/span>2. Untuk Kebutuhan Sederhana atau Sekunder<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika desain yang Anda buat tidak membutuhkan elemen yang sangat khusus atau personal, template bisa menjadi pilihan yang praktis. Misalnya, jika Anda membuat poster promosi untuk sebuah acara atau materi pemasaran sementara, template bisa memberikan hasil cepat yang tetap menarik tanpa membutuhkan upaya besar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Saat_Membutuhkan_Konsistensi_di_Seluruh_Materi_Desain\"><\/span>3. Saat Membutuhkan Konsistensi di Seluruh Materi Desain<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk materi desain yang memerlukan konsistensi visual, seperti branding atau kampanye pemasaran, template bisa membantu menjaga keselarasan desain di berbagai media. Misalnya, Anda bisa menggunakan template untuk membuat serangkaian iklan media sosial atau materi promosi yang memiliki gaya desain yang seragam.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Memilih_Template_Desain_yang_Tepat\"><\/span>Cara Memilih Template Desain yang Tepat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Memilih template desain yang tepat sangat penting untuk memastikan desain Anda efektif dan sesuai dengan tujuan. Berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika memilih template desain:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Pertimbangkan_Tujuan_dan_Audiens\"><\/span>1. Pertimbangkan Tujuan dan Audiens<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pastikan template yang Anda pilih sesuai dengan tujuan desain Anda dan audiens yang dituju. Misalnya, jika Anda membuat template untuk kampanye pemasaran, pastikan desainnya menarik dan mencerminkan citra merek Anda. Jika Anda membuat presentasi untuk audiens profesional, pilih template yang lebih formal dan terstruktur dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Periksa_Kustomisasi_dan_Fleksibilitas\"><\/span>2. Periksa Kustomisasi dan Fleksibilitas<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Template yang baik harus cukup fleksibel untuk disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Pastikan template yang Anda pilih memungkinkan Anda untuk menyesuaikan elemen-elemen penting, seperti warna, font, gambar, dan teks. Template yang memungkinkan kustomisasi akan memberikan Anda lebih banyak kebebasan dalam menciptakan desain yang unik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Sesuaikan_dengan_Platform_atau_Alat_Desain\"><\/span>3. Sesuaikan dengan Platform atau Alat Desain<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Beberapa template hanya dapat digunakan di platform atau alat desain tertentu. Pastikan template yang Anda pilih kompatibel dengan perangkat lunak yang Anda gunakan. Misalnya, jika Anda bekerja dengan Adobe Photoshop, pilih template yang dirancang untuk Photoshop, bukan untuk alat desain berbasis web.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Namun, penting untuk memilih template yang tepat berdasarkan tujuan desain dan audiens yang ingin Anda jangkau. Dengan memahami cara memilih dan memodifikasi template dengan tepat, Anda bisa menciptakan desain yang menarik dan efektif tanpa harus memulai dari nol. Template desain memberikan solusi praktis dan cepat bagi mereka yang ingin menghasilkan desain menawan dalam waktu singkat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berikut adalah artikel yang membahas tentang apa itu template desain&nbsp;dengan pendekatan dan struktur yang berbeda, serta penjelasan yang lebih rinci untuk membantu pembaca memahami konsep ini. Baca Juga : Sertifikasi Web Developer Apa Itu Template Desain? Template desain adalah sebuah kerangka dasar&nbsp;atau struktur yang sudah siap pakai&nbsp;yang digunakan sebagai panduan untuk membuat desain visual. Template [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2737,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","inline_featured_image":false,"footnotes":""},"categories":[35],"tags":[106,32],"class_list":["post-2736","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-web-developer","tag-desain","tag-template"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa Itu Template Desain - digidesain<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Template desain adalah sebuah kerangka dasar\u00a0atau struktur yang sudah siap pakai\u00a0yang digunakan sebagai panduan untuk membuat desain visual.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Itu Template Desain - digidesain\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Template desain adalah sebuah kerangka dasar\u00a0atau struktur yang sudah siap pakai\u00a0yang digunakan sebagai panduan untuk membuat desain visual.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"digidesain\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-04T14:59:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-08T03:35:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-3.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#\/schema\/person\/d280cd31dcb72556d28bb5e5d800edc7\"},\"headline\":\"Apa Itu Template Desain\",\"datePublished\":\"2025-07-04T14:59:53+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-08T03:35:51+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/\"},\"wordCount\":1018,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-3.png\",\"keywords\":[\"desain\",\"template\"],\"articleSection\":[\"Web Developer\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/\",\"url\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/\",\"name\":\"Apa Itu Template Desain - digidesain\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-3.png\",\"datePublished\":\"2025-07-04T14:59:53+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-08T03:35:51+00:00\",\"description\":\"Template desain adalah sebuah kerangka dasar\u00a0atau struktur yang sudah siap pakai\u00a0yang digunakan sebagai panduan untuk membuat desain visual.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-3.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-3.png\",\"width\":600,\"height\":400,\"caption\":\"Apa Itu Template Desain\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa Itu Template Desain\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/\",\"name\":\"digidesain\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"digidesain\",\"url\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/cropped-Logo_Kompetitor_Ditekindo_Transparan-29-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/cropped-Logo_Kompetitor_Ditekindo_Transparan-29-removebg-preview.png\",\"width\":821,\"height\":304,\"caption\":\"digidesain\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#\/schema\/person\/d280cd31dcb72556d28bb5e5d800edc7\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3dcf6ac8dbcf6d7ff9d94e77a3d4678358491d700ca4e9e22887fb52fcd0009?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3dcf6ac8dbcf6d7ff9d94e77a3d4678358491d700ca4e9e22887fb52fcd0009?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/digidesain.com\"],\"url\":\"https:\/\/digidesain.com\/blog\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Itu Template Desain - digidesain","description":"Template desain adalah sebuah kerangka dasar\u00a0atau struktur yang sudah siap pakai\u00a0yang digunakan sebagai panduan untuk membuat desain visual.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa Itu Template Desain - digidesain","og_description":"Template desain adalah sebuah kerangka dasar\u00a0atau struktur yang sudah siap pakai\u00a0yang digunakan sebagai panduan untuk membuat desain visual.","og_url":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/","og_site_name":"digidesain","article_published_time":"2025-07-04T14:59:53+00:00","article_modified_time":"2025-07-08T03:35:51+00:00","og_image":[{"width":600,"height":400,"url":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-3.png","type":"image\/png"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#\/schema\/person\/d280cd31dcb72556d28bb5e5d800edc7"},"headline":"Apa Itu Template Desain","datePublished":"2025-07-04T14:59:53+00:00","dateModified":"2025-07-08T03:35:51+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/"},"wordCount":1018,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-3.png","keywords":["desain","template"],"articleSection":["Web Developer"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/","url":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/","name":"Apa Itu Template Desain - digidesain","isPartOf":{"@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-3.png","datePublished":"2025-07-04T14:59:53+00:00","dateModified":"2025-07-08T03:35:51+00:00","description":"Template desain adalah sebuah kerangka dasar\u00a0atau struktur yang sudah siap pakai\u00a0yang digunakan sebagai panduan untuk membuat desain visual.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/#primaryimage","url":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-3.png","contentUrl":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tambahkan-judul-3.png","width":600,"height":400,"caption":"Apa Itu Template Desain"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/apa-itu-template-desain\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa Itu Template Desain"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/","name":"digidesain","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#organization","name":"digidesain","url":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/cropped-Logo_Kompetitor_Ditekindo_Transparan-29-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/cropped-Logo_Kompetitor_Ditekindo_Transparan-29-removebg-preview.png","width":821,"height":304,"caption":"digidesain"},"image":{"@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#\/schema\/person\/d280cd31dcb72556d28bb5e5d800edc7","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3dcf6ac8dbcf6d7ff9d94e77a3d4678358491d700ca4e9e22887fb52fcd0009?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3dcf6ac8dbcf6d7ff9d94e77a3d4678358491d700ca4e9e22887fb52fcd0009?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/digidesain.com"],"url":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2736","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2736"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2736\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2738,"href":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2736\/revisions\/2738"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2737"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2736"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2736"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/digidesain.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2736"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}